BAB IV Skripsi Tentang Produktivitas Kerja Karyawan di PT seribu satu Alami kabupaten pamekasan

 BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

  1.  Hasil Penelitian

  1. Gambaran objek penelitian

Nama perusahaan : PT. Seribu Satu Alami

Nama Pemilik : H. Badri

Tahun Berdiri : 1997

Alamat : Jln. Kertagennah Tenggah Kec. Kadur Kab. Pamekasan Madura

Profil Perusahaan

PT. Seribu Satu Alami didirikan oleh bapak H. Badri dan bapak Bambang Budiarto.

Perusahaan ini berdiri sejak 10 April 1997 dengan status perusahaan rokok.

Perusahaan ini mulai mendapat ijin dari cukai menjadi PT (Perseroan Terbatas)

pada tanggal 16 April 2007 dengan dikeluarkanya surat ijin perdagangan oleh

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pamekasan, dengan pemilik

perusahaan H. Badri dengan Nomor NPWP 03.020.449.9 608.000 yang diawasi

oleh kantor pengawasan dan pelayanan bea cukai tipe B Kalianget. Industri ini

merupakan industri yang memproduksi rokok setiap hari.

Awal perusahaan ini terbentuk karena meningkatnya konsumen perokok dan

menurunnya harga tembakau saat itu. Pemilik berinisiatif untuk mengolah bahan

dan meracik aroma sendiri menjadi rokok kretek. Untuk memproduksi rokok

pemilik menggunakan 50% tembakau Madura yang bertujuan untuk meningkatkan

hasil panen dari petani Madura serta menekan biaya produksi. Awal mencoba,

rokok tersebut dilinting sendiri dan di uji cobakan pada teman dan masyarakat

sekitar. Dari uji coba pertama banyak masukan serta kritik membangun dari rasa

sampai ukuran rokok. Setelah menemukan racikan yang pas dan sesuai selera

konsumen, pemilik perusahaan memilih 5 karyawan untuk melinting

dan memasarkan secara sendiri kepada orang-orang sekitar.

Pemberian nama pada perusahaan dan pada label rokok, diawali dari kedua pemilik

kehujunan yang kemudian masuk angin. Secara kebetulan didepan mata terdapat

minyak angin 1001 alami yang digunakan untuk menghangatkan badan. Minyak

angin 1001 alami sudah terkenal luas oleh masyarakat. Dari situlah kedua pemilik

terinspirasi dengan memberikan nama pada perusahaan dan rokok yang mereka

produksi dengan nama PT. Seribu Satu Alami. Untuk perusahaan dan untuk label

rokok, mereka memberi nama rokok 1001 Alami.

Visi dan Misi perusahaan

  1. Visi Perusahaan “ PT. Seribu Satu Alami”

  • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat Madura melalui sektor

  • perekonomian 

  1. Misi Perusahaan

  • Melakukan kerjasama dengan Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN)

  • disekitar perusahaan.

  • Merekrut karyawan yang asli warga Madura, khususnya warga desa

  • Kertagenah Tengah Kec. Kadur Kab. Pamekasan

  • Memberikan bantuan modah kepada petani

Tugas dan tanggung jawab masing – masing bagian :

  1. President Direktur

  1. Mengkoordinasi dan mengendalikan disetiap kegiatan

  2. Bertanggung jawab dengan semua yang berhubungan dengan badan

  3. pemerintahan

  4. Merencanakan dan mengendalikan sumber – sumber pendapatan

  1. Direktur Utama

  1. Menentukan kebijaksanaan perusahaan

  2. Melakukan pengawasan kerja

  3. Bertanggung jawab dan melaksanakan proses perencanaan dan

  4. pengembangan setiap lima bulan sekali

  5. Bertanggung jawab atas kelancaran organisasi

  1. Bagian Pemasaran

  1. Mengawasi jalannya areal pasar

  2. Mengatur system rencana penjualan

  3. Mengendalikan kegiatan – kegiatan bidang pemasaran

  1. Bagian Produksi

  1. Mengawasi pemakaian bahan baku

  2. Mengatur dan melaksanakan perencanaan penjualan

  3. Mengevalusi renacana produksi

  1. Bagian Keuangan

  1. Mengendalikan kegiatan-kegiatan bidang keuangan

  2. Mengendalikan program dan pendapatan pengeluaran keuangan

  3. Merencakan dan mengendalikan sumber-sumber pendapatan

  4. serta pembelanjaan dan kekayaan perusahaan

  1. Supervisor Marketing

  1. Mengendalikan biaya operasional agar harag produk tetap bersaing

  2. Mengembangkan dan cara kerja yang sederhana, mudah, sistematis

  3. dan fleksibel yang mampu mendukung terwujudnya hasil poduksi

  4. yang bermutu tinggi cepat dan murah

  1. Quality Control dan Produksi

  1. Mengawasi pelaksanaan proses produksi sesuai dengan fungsinya

  2. Mengawasi segala kegiatan aktivitas produksi yang sedang berjalan

  3. Mengkoordinir para pekerja pelaksana sehingga kualitas barang

  4. yang dihasilkan tetap terjaga dan tidak terjadi pemborosan tenaga kerja

  5. Mencatat keluarnya barang jadi

  1. Administrasi

  1. Membuat laporan secara periodic tentang kondisi keuangan perusahaan

  2. Melaksanakan pembukuan dan tata usaha kantor

  3. Bertanggung jawab atas kelancaran admistrasi perusahaan.

PT Seribu Satu Alami merupakan perusahaan yang bergerak pada

bidang rokok di wilayah kertagennah tengah Kec. Kadur

kabupaten Pamekasan . Penelitian ini mengambil sampel

karyawan PT. Seribu Satu Alami sebanyak 60 orang. Dari jumlah

sampel tersebut maka peneliti mendeskripsikan beberapa gambaran

yang terkait dengan fungsi operatif manajeman terutama tentang

disiplin kerja.

Deskripsi ketenagakerjaan di PT. Seribu Satu Alami khususnya

bagi karyawan dibagian pelinting rokok bertugas untuk melinting

rokok. Karyawan pelinting bisa melinting rokok hingga 1000 sampai

2000 rokok perhari. 

  1. Jam Kerja

Dalam setiap perusahaan untuyk menjankan produksi pasti

memerlukan waktu. Waktu yang ditetapkan oleh perusahaan

dalam melaksanakan kegiatan produksinya setiap hari disebut jam

kerja. Waktu kerja yang ditetapkan oleh perusahaan dalam memproduksi

barang selama 9 jam yakni dari jam 07.00 WIB sampai 16.00 WIB.

  1. Hari kerja

Hari kerja merupakan jumlah hari masuk atau tugas bagi pekerja perusahaan

setiap minggunya. Hari kerja yang ditetapkan di PT. Seribu Satu Alami yaitu

:

  • Senin sampai kamis : 07.00 WIB – 16.00 WIB

  • Jum’at : 07.00 WIB – 11.00 WIB

  • Sabtu : 07.00 WIB – 16.00 WIB

  • Jam istirahat : 11.30 WIB – 12.30 WIB

  1. Absensi Karyawan

Proses absensi di PT. Seribu Satu Alami dilakukan saat karyawan datang.

Setiap karyawan yang datang diwajibkan untuk menandatangani absensi

karyawan. Selain dilakukan saat karyawan datang, absensi dilakukan saat

karyawan selasai istirahat. Tujuan dari absensi tersebut agar mengetahui

kinerja para karyawan. Selain itu untuk mengetahui jumlah tenaga kerja

yang hadir dan absen, sehingga kepala bagian dapat memberi motivasi

pada

karyawan yang kinerjanya kurang.

  1. Karyawan lama dan karyawan baru yang bekerjaan

Karyawan lama adalah karyawan yang sudah bekerja kurang lebih

satu sampai dua tahun sedangkan untuk karyawan baru adalah bagi

mereka yang bekerja kurang dari satu tahun.

4.2.   Deskripsi data penelitian

Responden dalam penelitian ini adalah karyawan lama dan karywan baru bagian
produksi di PT. Seribu Satu Alami. Hal ini sesuai dengan metode pengambilan sampel
yang dipakai dalam penelitian ini yaitu Non-Parametrik dua sampel independen/uji
beda, Berdasarkan data dari 60 responden, melalui data tingkat produktivitas selama satu
bulan yang diukur melalui kuantitas dan ketepatan waktu karyawan dalam melinting rokok
di dapat kondisi responden tentang karyawan lama dan karyawan baru dalam melinting
rokok (tingkat output). Penggolongan yang dilakukan terhadap responden dalam penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui secara jelas mengenai gambaran responden sebagai
objek penelitian. Gambaran umum dari responden sebagai obyek penelitian tersebut satu
per satu dapat diuraikan seperti pada bagian berikut:


✔Link PDF Skripsi klik link ini 👇

Post a Comment

0 Comments